Pages

Showing posts with label gedung. Show all posts
Showing posts with label gedung. Show all posts

Sunday, August 3, 2014

Review: Gedung Komplek DPR Kalibata + Ustadz Ali

Gedung Komplek DPR Kalibata
Tingkat kepuasan service : 8 / 10
Tingkat kepuasan gedung : 8 / 10

Untuk gedung fasilitas, gedung ini terbilang bagus. Walau memang kapasitasnya agak kecil, hanya untuk sekitar 800 orang saja dengan kedua wing dibuka. Untuk pernikahan digedung ini ada dua pilihan lokasi akad yaitu di depan pelaminan atau di masjid. Aku memilih di masjid dengan pertimbangan krucil krucil di keluarga besar kami banyak, takut ruangan resepsi malah jadi kotor atau berantakan sebelum acara. Selain itu persis disamping masjid, ada ruangan yang bisa dipakai untuk rias sebelum akad. Ruangannya pun lebih besar dari ruang rias gedung, dan ac nya lebih dingin walau ruangannya agak berantakan karena memang fungsi utamanya adalah tempat penyimpanan barang-barang (minus 0.5). Tapi berhubung H-1 aku nya jatuh dan kakiku luka agak terbuka gitu jadi ya ini ruangan berfungsi banget. Karena pusing juga kalau harus bolak balik dari gedung ke masjid padahal jalan aja terseok-seok. Ketika acara, ruangan ini jg dipakai untuk Ruang Rias Pengantin, ruang makeup keluarga inti, dan mini studio. Aku rias pengantin di ruangan ini jg karena di gedung ruang rias nya hanya 2 (ruang kecil AC & ruang besar non AC) dan itu pun bersebelahan. Aku tidak mau diganggu waktu dirias, karena aku orangnya panikan, apalagi keluargaku banyak dan bawel-bawel semua. Bisa bisa riasanku berantakan kalau diribetin sama yg lain. Ini tips banget buat yg masih cari gedung, carilah yang ruang rias mantennya terpisah. Karena bakal ngaruh banget keriasan dan tingkat kestresan pengantin. Agak balik sedikit ke masjid, AC Masjid ketika akad juga cukup terasa, walau orang nya lumayan banyak. Sound system jg bagus. Overall lumayan puas lah.

Ruangan untuk resepsi di gedung ini adanya di lantai 2. Akses menuju lantai 2 ada 3 yaitu 1 lift yang bisa diisi sekitar 9 orang (atau lebih kalau kecil-kecil), dan 2 tangga disebelah kiri dan kanan. Jadi untuk yang udah nini nini aki aki oma opa bisa naik lift supaya ngga capek. Yang males naik tangga pun boleh hehehe. Dan ngga usah takut tamu bakal nyasar karena tangganya persis disamping kiri kanan lobby dan di lobby pun ada 2 satpam gedung yg selalu standby.  Di lantai 2 ruangan untuk resepsi nya bisa dibilang agak aneh bentuknya. Aku ngga ngerti ini kemauan arsiteknya apa begimana, apa mungkin karena gedung serbaguna juga kali yah, jadi dibuat semultifungsional mungkin. Jadi setelah naik tangga, kita bakal disambut sama dua pintu besar didepan dan satu pintu kecil disamping kiri. Setelah masuk pintu besar itu ada satu ruangan yang ceilingnya tinggi dan di kiri kanannya ada pintu menuju wing yang bisa dibuka tutup sesuai kebutuhan. Wing nya sendiri ceilingnya rendah. Jadi kalau dibuka agak aneh menurutku, tapi cukup terbantu lah sama ceiling tinggi di ruang utama.

Untuk pelaminan sendiri tergolong kurang lebar karena hanya sekitar 3-5m saja lebarnya. Jadi ngga bisa pakai pelaminan lebar-lebar (minus 0.5), tapi ini ngga terlalu jadi masalah buatku. Untuk dekor juga disediakan listrik dari pihak gedung. Bisa nambah pula kalau kurang (walau akhirnya ngga nambah juga sih akunya). Dan di wing kiri pelaminan terdapat toilet untuk tamu. Toiletnya pun bersih macam toilet gedung kantor. Padahal dulu waktu kaka ipar nikah di Masjid Baiturrahman MPR aja toiletnya kotor, becek gitu. Cleaning service nya digedung ini memang ada banyak dan selalu sigap bebersihan. Dulu aja waktu survey gedung, aku 3 kali bolak balik keluar masuk gedung bikin kotor lantai dan balik-balik selalu udah bersih lagi. Salut lah sama mereka. Cuma satpamnya yang reseh disini. Karena aku acara malam jadi pas selesai acaraku mereka udah ganti shift. Eh malah ngelunjak minta duit. Giliran diaduin ke pengelola gedung, malah nelfon yasin mohon-mohon supaya ditarik komplain nya. Akhirnya kita sempet bolak balik kesini cuma buat ngomongin masalah satpam (errr minus 1 deh buat servicenya). Padahal awalnya kita masih ngobrol baik-baik. Eh pas acara sempet berantem sama iparku gara-gara masalah duit itu.

Di wing kanan pelaminan ada sekat lagi ke beberapa ruangan diantaranya toilet untuk keluarga, 2 ruang rias (ruang kecil AC & ruang besar non AC), gudang dan dapur. Dapur nya super small. Paraaaaah.Kecilnya ngga manusiawi. Tapi kalau ngga salah di basement ada tempat buat menaruh makanan lagi kayaknya dan ada lift barang juga buat mengangkut makanan jadi ya minusnya 0.5 aja deh. Ruang rias yang besar juga non AC, kasian yang kemarin kedapetan disini jadi minus 0.5 lagi. Pluuuus, ini kan ruangan harusnya besar, eh pas hari H kursi-kursi didalemnya malah ngga dikeluarin sama pengelola gedung nya. Padahal mereka sendiri yang bilang kalau H-1 mereka mau ngeluarin itu tumpukan kursi yang menggunung. Akhirnya pas acara ruangan besar itu cuma kepake setengah, karena setengahnya lagi full kursi jadi minus 1 lagi buat service nya. Selain itu ruang riasnya menyatu sama wing kanan jadi kalau pengantinnya rias disitu ya harus turun dulu ke lantai 1 lewat tangga samping lift barang baru naik lift lagi biar kirab nya kelihatan bagus, masuk dari pintu utama, bukan keluar dari wing. Bayangin aja kalau aku harus turun tangga dengan kaki yang luka dan kebaya kain yang bikin super ribet buat jalan dan high heels 12 cm (minus 0.5). Huah. Alhamdulillah masih ada ruangan samping masjid. Jadi ya jalan nya dari masjid ke lift aja. Lalu di lantai 3 gedung ini ada ruangan khusus sound system untuk acara. Kalau sebatas OT sih masih bisa dicover, cuma ngga tau yah kalau mau chamber atau full band gimana. Parkir pun karena masih ada satpam yang tugas jadi masih bisa teratasi dengan baik. Walau ya ada yang parkir di basement, ada yang dipinggir sepanjang jalan.


Ust. Ali utk Qori & Saritilawah
Tingkat kepuasan : 8 / 10

Untuk Qori dan Saritilawah yang dibawakan oleh Ust. Ali dan team sih menurut aku bagus-bagus aja. Dan untuk harga pun seikhlasnya kita, walau tetap dalam batas wajar seorang Qori & Saritilawah. Namun beberapa kekurangan dibawah merupakan tanggung jawab Ust. Ali selaku pengurus masjid.
- 1 : Karena Ust. Ali sudah menjanjikan setelah adzan ashar, karpet dan meja sudah siap untuk akad. Tetapi selepas adzan ashar ternyata masjid baru dibereskan dan waktu aku datang jam 12an siang ruang rias masjid jg belum dibereskan
- 1 : Meja akad tidak dicuci dan masih banyak noda yang entah bekas apa. Jadi difotonya jarak jauh terus, kalau jarak dekat kelihatan kotornya.




Alhamdulillah, SAH!!!!

Assalamualaikum capengs. Apa kabar kalian? Long time no see. Kalau blog itu rumah, udh berdebu kali ini blog. Hehehe, alhamdulillah 12 April kemarin aku udah sah jadi istri seorang Muhammad Yasin. Kiwkiw. Dan alhamdulillah jg disaat post ini di publish aku sedang hamil 13w. I'm so excited! Nikah itu ngga lengkap rasanya kalau ngga ada review, betul? Dan berawal dari dua email yg minta join grup wa, aku jadi keinget sama review diblog yg agak ngga keurus. Mari kita list vendor-vendor apa aja yang aku pake.

Penilaian aku akan dimulai dari 10/10 dan akan kukurangi 0.5 atau 1 setiap kekurangan tergantung fatal tidaknya kekurangan tersebut. Aku bakal ngepost terpisah biar lebih lengkap review nya dan untuk review catering masih menyusul (entah sampai kapan).

Aku sendiri kecewa berat sama dekornya Amira di nikahanku. Tapi karena aku belum sempat komplain ke mba ima (yg sama dia disuruh dateng aja kekantornya dan akhirnya ngga jadi-jadi aku komplain karena belum ada waktu), jadi aku baru akan post setelah melihat tanggapan mba ima atas komplain aku nanti. Aku pengennya blog ku ini bener-bener jujur, bukan hanya ngeliat sisi baik vendor tapi juga sisi buruk / kekurangannya juga. Kita, para capengs, adalah konsumen yang berhak mendapat informasi sejujur-jujurnya tentang suatu barang / jasa yang akan kita beli (ada loh di UU Perlindungan Konsumen No. 8), apalagi dengan nominal minimal PULUHAN JUTA yang notabene itu duit banyak, jadi kita juga berhak tahu kekurangan dan kelebihan vendor yang akan kita pakai.

Jadi jangan feeling guilty yah kalau nyari review kekurangan vendor. Justru jadiin bahan pelajaran utk dikomunikasikan ke vendor yang bersangkutan, kalau kekurangan mereka tuh di A, B, C, D dan kalian ngga mau kejadian yang sama sampai terulang lagi di nikahan kalian. Malah kalau si vendor bisa menerima masukan kalian dan bisa melakukan perbaikan, pahala loh kalian membantu memperlancar rejeki si vendor dan memperbagus nikahan orang-orang setelah kalian.

Oh iya ngomong-ngomong, salah satu alasan aku agak jarang buat post setelah post tentang KUA adalah karena masuk grup Bridesisters. Ini grup 'ribuan chat' yang sering bikin WA member nya ngehang, memory full, tapi tetep candu buat ditongkrongin. Aku bakal bahas grup ini jg di post-post berikutnyaSo see yaa!

Saturday, February 15, 2014

Gedung DPR dan test food Amira pertama di gedung LAN

Assalamualaikum. Hari ini aku, mama, yasin, papa, aa dan ka indah berencana fitting baju biar biar dapet tema warna yang sesuai dan bisa gerak bikin undangan dan beli baju keluarga lainnya. Parahnya, ketika sudah sampai di senayan, aku lupa kalau Arabella tutup hari sabtu.

Untungnya ada jadwal test food amira hari ini di gedung LAN, pejompongan. Tapi karena test foodnya jam 5 sore, akhirnya kita berangkat menuju gedung dpr kalibata dahulu. Gedung DPR Kalibata ini di Kalibata loh yah. Yang letaknya di dalam Kompleks Rumah Jabatan DPR RI. Bukan yang di Senayan. Nama lainnya Aula Serbaguna Gedung Komplek DPR Kalibata or whatsoever lah. Insya Allah jika tidak ada aral melintang aku jadi nikah disini.

Nah, ini second visit kami berempat ke gedung ini. Tapi mama papaku belum pernah kesini sebelumnya. Alhamdulillah, papa yang biasanya ngambek udah mulai senyum lihat gedungnya. Beliau bahkan nanya-nanya masalah gedung ke pengurusnya. Hamdallah.

Walaupun ruang riasnya kecil banget untuk ukuran keluargaku yang super banyak, sekitar 3x3m sajah. Tapi ceilingnya yang tinggi dan environmentnya entah kenapa ngebuat aku nyaman. Toiletnya jg ada banyak. Toilet pria&wanita di sisi kiri-kanan gedung dengan 3 bilik di masing-masing toilet. Ini juga yang harus diperhatikan ketika memilih gedung. Memang ngga semua orang akan memakai toilet, tapi paling tidak jika ada yang harus memakai toilet akan merasa nyaman karena tidak kotor.

Dan karena kemungkinan aku akan memakai adat sunda beserta prosesinya ketika akad, maka aku juga melihat kira-kira tempat mana yang bisa dipakai untuk memecahkan kendi, sawer dan sebagainya. Untuk akad sendiri dapat diadakan di masjid atau di depan pelaminan. Ini masih belum fix karena harus dipertimbangkan kembali. Alhamdulillah pihak gedung bercerita kalau pernah ada yg memecahkan kendi didepan pelaminan. Yasudah, kalau gitu satu lagi masalah terpecahkan.

Sayangnya setelah di konfirmasi ke pihak Amira (mas waluyo), untuk prosesi adat sunda dibicarakan langsung dengan Mas Agus (MC Sunda&Nasional) harga dan tata caranya. Haduuuh, alamat nambah banyak biaya lagi deh hikshiks :')

Setelah puas ngiterin calon venue. Kita pun berlanjut ke arah condet untuk ngedrop papa yang udah ngga kuat buat jalan-jalan. Ditengah jalan papa menyuruh aku mencoba lihat undangan disekitaran jalan dewi sartika. Dan pas ditanya, wuaaah. Harganya lebih mahal dai yang di pasar tebet. 7000 untuk ukuran undangan persegi panjang sedang dengan sedikit emboss dan desain yang ngga well done menurut aku. Mohon maaf tapi terkesan norak font dan tata letaknya. Yang bikin lebih minus adalah minimal pemesanan 500 undangan dan mba-mbanya ngejelasin ngga ramah banget. Hellow, itu 200 sisanya buat kipas-kipas doang gitu kalau panas?

Langsung saja lanjut ke gedung LAN di pejompongan unuk test food amira. Yang aku suka dari amira adalah makanan test food terpisah dari jatah makanan pengantin. Dan tempat untuk test food sendiri terpisah dari ruangan sang pengantin. Sembari test food kita ditemani oleh marketing Amira (mas waluyo) yang cukup ramah dan informatif. Ini yang paling penting menurut aku. Karena nantinya si catering ini lah yang akan bertanggung jawab atas acaraku. Kalau dari awal komunikasinya sudah kurang seperti masalah undangan tadi, waduh terancam kacau acaraku nantinya.

Untungnya sejak awal mba ima, mas riyo, dan mas waluyo cukup informatif dan komunikatif. Jadi udah merasa lumayan nyaman dengan amira. Sayang si nyonya besar belum mengijinkan aku dp sampai sekarang. Mungkin karena first impressionnya langsung diajak test food dan mama kepedesan.

Well, let's review the food. Tadi ada beberapa menu yang disajikan:

1. Nasi putih : lumayan walau agak sedikit kurang putih (ngarepnya dapet nasi jepang yg pulen dan super putih hahaha).
2. Empal (lagi2 gatau namanya apa): ini jg lembut dan enak, tapi ngga terlalu suka entah kenapa.
3. Balado basah: lumayan enak, tapi pedes! dan bagiku agak kurang lembut (walau seantero pengantar protes mau selembut apa lagi, hahaha ya maunya selembut beef blackpepper gituuuu. tapi nanti bukan jadi balado basah lagi :p ).
4. Beef blackpepper: lagi-lagi agak kepedesan tapi ini current winner yang paling aku doyan, bumbunya walau pedes tapi mantap.
5. Ayam pedes(gatau namanya apa): ayamnya juga lembut dan enak tapi ya itu lagi. Pedes!
6. Ayam goreng kecap(kayaknya): ini ayamnya juga lumayan lembut tapi bumbunya kurang nampol (halah).
7. Pudding coklat, stroberi, melon: vlanya mantap! Aku pecinta pudding dan ngga semua bisa bikin vla yang enak kayak begini. Sayangnya rasa puddingnya ngga outstanding banget, so so lah. Kalau dipaduin rasanya tetep enak karena vlanya berasa dominan.
8. Buah: buahnya seger.
9. Air putih: standar.

Aku kebanyakan ngga tahu nama makanannya karena memang ngga ada papan nama makanannya dan mas waluyo nya juga ngga tahu ketika ditanya. Hehehe sedikit kritik membangun nih buat Amira catering (ngarep banget dibaca). Ada baiknya ketika test food disediakan juga papan nama untuk makanan-makanannya. Ngga usah besar-besar, yang penting capeng tahu ini makanan apa namanya. Dan tadi vla pudding nya keluar setelah aku selesai makan. Padahal ada capeng lain yang keburu pulang sebelum aku dan ngga sempat icip-icip.

Kalau masalah kepedesan. Yah, pengantin yang kita datengin tadi (yang ternyata sepupu temennya mama) itu memang arab - padang. Makanan arab dan padang memang sama-sama berani di bumbu dan cabe.

Overall sih, test food di Amira cukup memuaskan. Service nya juga baik dan komunikatif. Walau sekarang jadi rada susah menghubungi mba ima karena amira semakin booming sejak pejwan terus di weddingku. Cuma kalau ditelfon pasti mba ima langsung jawab kok.

Semoga saja setelah melihat busana-busana Arabella besok hati mama papa luluh dan menyuruh aku cepat dp. Semoga juga pihak Arabella nya bisa professional walau kemarin sudah aku bikin kesel. Semoga besok semua lancar. Amin!

Kalau ada yang mau sharing, rekomen or whatsoever mengenai Amira bisa hubungi aku di gadogadowedpreps@live.com yah ;)
Assalamualaikum.